Sejalan Lewat Program Kreatif, PWI Ciamis Dukung Tantan Pimpin PWI Jabar 2027-2031

Daftar Isi

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Ciamis, Banjar, dan Pangandaran secara terbuka menyatakan dukungan kepada Tantan Sulthon Bukhawan dalam kontestasi Pemilihan Ketua PWI Jawa Barat periode 2027-2031. Keputusan PWI Ciamis dukung Tantan ini mengemuka dalam agenda silaturahmi PWI Priangan Timur di Ciamis, Rabu (5/8/2026), yang didasari oleh kesamaan visi dalam membangun ekosistem pers modern dan ruang kreatif bagi jurnalis.

Ketua PWI Ciamis, Banjar, dan Pangandaran, Anthika Asmara, menilai gagasan pembaharuan yang dibawa oleh Tantan sangat relevan dengan tantangan pewarta saat ini. Menurutnya, inovasi dan adaptasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi kelangsungan industri media.

Alasan Kuat Mengapa PWI Ciamis Dukung Tantan

Pilar utama yang membuat pengurus daerah memantapkan pilihan adalah keselarasan program kerja. Tantan secara konsisten menggaungkan visi PWI Jabar Istimewa, yang menjanjikan peningkatan mutu wartawan, kekuatan organisasi, serta kesejahteraan anggota secara menyeluruh.

"Kami melihat visi dan program Kang Tantan memiliki arah yang persis sama dengan semangat yang sedang kami bangun di daerah. Oleh karena itu, langkah PWI Ciamis dukung Tantan merupakan bentuk komitmen untuk berkolaborasi mewujudkan PWI Jawa Barat yang jauh lebih maju," tegas Anthika dalam keterangannya.

Titik temu yang paling menonjol berada pada inisiatif optimalisasi sekretariat. Tantan menggagas perubahan kantor PWI menjadi "Rumah Kreatif"—pusat aktivitas diskusi, pelatihan, dan produksi konten. Menariknya, konsep ini telah sukses diimplementasikan oleh PWI Ciamis melalui program Misbar (Ciamis Beri Kabar). Melalui Misbar, kantor sekretariat telah bertransformasi menjadi ruang publik yang aktif memfasilitasi konferensi pers rutin dan berbagai agenda kreatif, alih-alih sekadar ruang administrasi.

Prioritas Kesejahteraan dan Adaptasi Multimedia

Selain berfokus pada ruang kreatif, Tantan Sulthon Bukhawan juga menawarkan solusi nyata untuk menjawab isu klasik di kalangan pewarta. Pria yang mengawali kariernya di Grup Pikiran Rakyat ini menyiapkan kuota 1.000 Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis dan menjamin kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh anggota.

"Perlindungan kerja adalah kebutuhan mutlak. Ke depannya, minimal seluruh anggota PWI sudah harus ter-cover oleh BPJS Ketenagakerjaan," ungkap Tantan.

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya transisi jurnalis dari sekadar penulis teks menjadi produsen konten multimedia (foto, video, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence) yang tetap patuh pada kode etik jurnalistik. Arahan strategis ini disambut antusias oleh seluruh perwakilan Priangan Timur yang hadir, memperkuat keyakinan bahwa kepemimpinan Tantan akan membawa angin segar bagi organisasi profesi jurnalis tertua di Indonesia ini.